Minggu, 26 Februari 2017

TANAMAN HIAS WALISONGO YANG UNIK

TANAMAN HIAS WALISONGO
 Hasil gambar untuk TANAMAN HIAS WALISONGO

Tanaman hias walisongo atau Schefflera, merupakan tanaman hias yang cukup mudah dirawat. Selain bermanfaat sebagai tanaman hias, tanaman hias walisongo ternyata juga memiliki manfaat sebagai penyerap polusi udara. Biasanya tanaman hias walisongo ini dijadikan tanaman hias di ruangan yang juga bisa menetralisir asap rokok. Secara visual tanaman ini memiliki daun yang berbentuk jari tangan pada batang utama.

Daun tebal dan mengkilap berwarna hijau atau variegata. Sebagian daun bisa berwarna kuning. Bentuk daun tanaman walisongo ada yang bergelombang, ramping, lonjong, runcing atau menyerupai daun ubi kayu. Tanaman hias walisongo merupakan tanaman perdu yang cukup mudah untuk tumbuh.

Cara menanam tanaman walisongo bisa dilakukan dalam pot atau ditanam langsung di tanah. Untuk ditanam dalam pot, tanaman walisongo biasanya dijadikan penghias ruangan atau teras rumah. Jika tanaman walisongo ini  ditanam di tanah, bisa berfungsi sebagai tanaman peneduh dan tidak terlalu menghasilkan sampah daun kering. Tanaman walisongo yang ditanam di tanah langsung tingginya bisa mencapai 8 meter.

Pengembangbiakan tanaman hias Walisongo juga cukup mudah. Tanaman ini bisa dikembangbiakan dengan  stek batang, cangkok atau bisa dengan biji. Untuk perkembangbiakan tanaman walisongo melalui stek, pilihlah patahan batang yang tidak terlalu muda tapi juga tidak terlalu tua dari tanaman walisongo.

Untuk menanam tanaman walisongo dari biji, dilakukan dengan menyemaikan biji yang sudah kering. Untuk perkembangbiakan melalui cangkok dilakukan dengan menggabungkan bagian daun yang rindang, bagus dan hijau dengan ukuran batang yang diinginkan. Sehingga bentuk tanaman hias walisongo yang dihasilkan sesuai dengan keinginan. 
  

    Cara Merawat Tanaman Hias Walisongo

    Untuk merawat tanaman hias walisongo, perawatannya hampir sama dengan tanaman hias lainnya. Apabila tanaman walisongo ditempatkan di dalam ruangan, frekuensi penyiraman bisa dilakukan dua hari sekali. Atau juga disesuaikan dengan kebutuhan. Perawatan lain dari tanaman walisongo ini adalah pemupukan.

    Pemupukan tanaman walisongo menggunakan  pupuk kompos atau pupuk organik. Pemupukan bisa dilakukan sebulan sekali. Selain pemupukan dalam merawat tanaman hias walisongo adalah merapikan  akar - akar yang menjuntai. Perapian akar biasanya dilakukan setelah memenuhi pot. Perapian akar tanaman hias walisongo ini perlu dilakukan agar tanaman tetap tumbuh subur. 

    Jika media tanam tanaman hias walisongo sudah cukup lama perlu dilakukan penggantian media bahkan pot. Biasanya ini dilakukan bersamaan dengan perapian akar tanaman walisongo. Nah jika anda mencari tanaman hias yang bisa menyejukkan taman rumah anda namun juga berfungsi menghilangkan polusi udara, maka anda bisa menggunakan tanaman hias walisongo sebagai tanaman hias anda. Sekian dan selamat mencoba.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar